ISPA, ILI, dan influenza apa bedanya? Ketiganya sama-sama berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan, tetapi memiliki pengertian yang berbeda. Yuk, kenali perbedaannya agar kita tidak salah memahami gejala dan penyebabnya.
ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
ISPA adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan dan dapat disebabkan oleh berbagai virus maupun bakteri. Gejala yang umum antara lain:
- Batuk
- Pilek atau hidung tersumbat
- Sakit tenggorokan
- Demam
- Keluhan pernapasan lainnya
Jadi, tidak semua ISPA disebabkan oleh virus influenza.
ILI (Influenza-Like Illness)
ILI (Influenza-Like Illness) atau penyakit serupa influenza merupakan istilah untuk menggambarkan infeksi saluran pernapasan akut dengan gejala yang menyerupai influenza, terutama demam dan batuk.
ILI digunakan dalam pemantauan atau surveilans penyakit untuk mengenali pola penyakit yang menyerupai influenza. Karena gejalanya dapat disebabkan oleh berbagai agen infeksi, ILI tidak selalu berarti seseorang pasti terinfeksi virus influenza.
Influenza
Influenza adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Influenza dapat menimbulkan gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, nyeri otot, dan tubuh terasa lemas.
Untuk memastikan penyebabnya adalah virus influenza, dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium, seperti PCR atau metode diagnostik lain yang sesuai dengan indikasi dan ketersediaan layanan.
Cegah Penularan Influenza dan Infeksi Pernapasan
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan penyakit pernapasan antara lain:
- Terapkan etika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam.
- Gunakan masker pada kondisi atau lingkungan yang berisiko terhadap penularan penyakit pernapasan maupun saat terpapar polusi dan asap.
- Hindari kerumunan dan usahakan menjaga jarak dengan orang yang sedang mengalami gejala infeksi pernapasan.
- Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta rutin melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
- Jaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup beristirahat, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.
- Segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala infeksi pernapasan, terutama jika gejala semakin berat atau mengganggu aktivitas.
Kenali gejalanya, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan.
Lindungi diri, keluarga, dan lingkungan dari penularan penyakit pernapasan.