Temukan Tuberkulosis

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ lain seperti tulang belakang, kulit, otak, kelenjar getah bening, dan jantung.

Bagaimana TB Menular?
TB menyebar melalui udara saat penderita TB aktif batuk atau bersin tanpa menutup mulut. Droplet yang mengandung bakteri M. tuberculosis dapat terhirup oleh orang lain.

  • Sekali batuk: Menghasilkan 3000 droplet dengan 3500 kuman.
  • Sekali bersin: Menghasilkan 4500 hingga 1 juta kuman.
    Bakteri ini bisa bertahan di dalam tubuh dalam keadaan tidak aktif (dormant) dan menjadi aktif kembali jika daya tahan tubuh melemah.

Gejala TB
Waspadai gejala berikut:

  • Batuk terus-menerus, baik berdahak maupun tidak berdahak.
  • Demam dan meriang dalam jangka panjang.
  • Sesak napas dan nyeri dada.
  • Berat badan dan nafsu makan menurun.
  • Dahak bercampur darah.
  • Berkeringat di malam hari tanpa aktivitas berat.
    Segera konsultasikan ke fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) jika mengalami gejala tersebut.

Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah TB

  • Konsumsi makanan bergizi untuk memperkuat daya tahan tubuh.
  • Jaga ventilasi rumah dengan membuka jendela dan pintu setiap pagi agar udara segar masuk dan sinar matahari masuk.
  • Jemur alas tidur secara rutin agar tidak lembap.
  • Berikan vaksin BCG pada anak di bawah usia 5 tahun untuk mencegah TB berat seperti meningitis dan TB milier.
  • Lakukan olahraga rutin minimal dua kali seminggu.
  • Hindari kebiasaan merokok.
  • Jangan meludah atau membuang dahak sembarangan.
  • Terapkan etika batuk, seperti menutup mulut dengan tisu atau siku lengan saat batuk atau bersin.

Ingatlah, TB dapat dicegah dan disembuhkan. Mari terapkan gaya hidup sehat dan lakukan deteksi dini untuk melindungi diri serta keluarga dari TB.

Loading